Blog ini hadir untuk menyelesaikan masalah kuliah anda dengan menampilkan contoh-contoh skripsi dan jurnal Full-Text dari berbagai Universitas ternama di Indonesia.

ads ads ads ads
Silahkan mendownload file Skripsi di Tab Akuntansi atau Manajemen, cukup klik judulnya. tq (Powered by Mediafire)


Ctrl-C and Ctrl P

Tuesday, March 19, 2013

Konsep Merek

Menurut Keller (dalam Sadat 2009), istilah brand berasal dari kata brandr yang berarti “to brand”, yaitu aktivitas yang sering dilakukan para peternak sapi Amerika dengan memberi tanda pada ternak-ternak mereka untuk memudahkan identifikasi kepemilikan sebelum dijual ke pasar. Sedangkan menurut Afiff (dalam Sadat 2009), kata merek yang sering kita gunakan sebagai terjemahan kata brand berasal dari bahasa Belanda yang diadopsi dan digunakan secara luas dalam bahasa pemasaran kita.
 
Menurut Assosisasi Pemasaran Amerika (dalam Kotler dan Keller, 2007) mendefinisikan brand atau merek sebagai nama, istilah, tanda, simbol, atau rancangan, atau kombinasi dari semuanya, yang dimaksudkan untuk mengidentifikasi barang atau jasa penjual dan untuk mendifferensiasikannya daribarang dan jasa pesaing. Di era pemasaran modern, merek adalah bagian yang tak terpisahkan dari sebuah produk. Konsumen lebih percaya pada produk dengan merek terkenal. Apabila konsumen memiliki daya beli yang cukup, maka dia akan memilih produk bermerek daripada produk yang kurang bermerek. Merek menjadi simbol representasi produk yang berkualitas. Produk yang bernilai tinggi di mata konsumen. Sebuah produk dengan ekuitas merek di dalamnya. Merek merupakan alat untuk memberikan tekanan dalam bersaing dengan pesaing. Menurut Tjiptono (1997), merek tidak hanya sekedar persaingan produk, tetapi juga berkaitan erat dengan persepsi konsumen. Oleh karena itu, merek juga merupakan sesuatu yang digunakan untuk merangsang pembelian yang dilakukan konsumen.
 

Pengertian Kinerja

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, kinerja adalah sesuatu yang hendak dicapai, prestasi yang diperlihatkan dan kemampuan kerja. Lebih lanjut, kinerja adalah sebuah kata dalam bahasa Indonesia yang berasal dari kata dasar "kerja" yang menterjemahkan kata dari bahasa asing prestasi. Bisa pula berarti hasil kerja. Menurut Veithzal Rivai (2004), Kinerja merupakan hasil atau tingkatan keberhasilan seseorang secara keseluruhan selama periode tertentu dalam melaksanakan tugas dibandingkan dengan standar hasil kerja, target atau sasaran atau kriteria yang telah ditentukan terlebih dahulu dan telah disepakati bersama.

Menurut Fuad Mas’ud (2004) Kinerja karyawan mengacu pada prestasi seseorang yang diukur berdasarkan standar dan kriteria yang ditetapkan oleh perusahaan. Pengelolaan untuk mencapai kinerja sumber daya manusia tinggi dimaksudkan guna meningkatkan perusahaan secara keseluruhan. Kemudian menurut Fuad Mas’ud (2004) lagi, kinerja adalah hasil pencapaian dari usaha yang telah dilakukan yang dapat diukur dengan indikator-indikator tertentu. Kinerja karyawan adalah yang mempengaruhi seberapa banyak mereka memberikan kontribusi kepada organisasi yang antara lain termasuk (1) kuantitaskeluaran, (2) kualitas keluaran, (3) jangka waktu keluaran, (4) kehadiran di tempat kerja, (5) Sikap kooperatif. Sedangkan menurut Robbins (2006), mengatakan kinerja merupakan suatu hasil yang dicapai oleh pekerja dalam pekerjaannya menurut kriteria tertentu yang berlaku untuk suatu pekerjaan.